1. analisis layout 2 iklan berdasarkan desain layout, tipe layout, tipografi, bentuk iklan, format layout.
2. Tugas dibuat kelompok, dgn anggota 2 orang
3. Dikumpulkan dan dipresentasikan Rabu, 15 Juni 2011
Kategorisasi Layout IKlan
TABEL 3.3
KATEGORISASI LAYOUT IKLAN
3.5 Definisi Operasional
a. Desain Layout
Desain layout adalah sebuah model atau pola penyusunan dalam suatu halaman atau bidang iklan.
1. The Law of Unity.
Sebuah iklan yang terdiri dari headline, sub headline, ilustrasi, teks, logo produk, slogan. Ada juga yang memuat formulir isian atau kupon pembelian.
2. The Law of Variety
Sebuah iklan harus dapat dibuat bervariasi, misalnya ketebalan huruf atau ukuran huruf yang kecil atau yang besar.
3. The Law of Balance
Dalam suatu iklan media cetak, titik atau garis tengah keseimbangan tidak terletak tepat di tengah-tengah, tetapi merupakan ruang yang membagikan daerah iklan menjadi kira-kira sepertiga dan dua pertiga bagian. Headline dan ilustrasi gambarnya memenuhi salah satu bagian, sedangkan bagian lainnya berupa teks mengisi bagian lainnya.
4. The Law of Rhythm
Dalam melihat sebuag iklan, mataa pembaca sebaiknya bergerak secara wajar. Jadi sebaiknya iklna mulai dengan headline, sub headline, teks, nama produsen dan alamay atau kupon yang dapat digunting.
5. The Law of Harmony
Bagian-bagian dari suatu layout sebaiknya dirancang secara harmonis tetapi tidak monoton. Harmonisasi dapat dianalogikan sebagai wajah manusia yang dilihat dari arah depan. Seseorang akan tampak jelek dan tidak memiliki harmoni sama sekali jika orang tersebut memiliki tiga buah mata atau dua buah mulut. Begitu juga dengan sebuah iklan, sebuah iklan akan tidak memiliki sebuah harmoni jika mempunyau dua head line atau dua sub headline.
6. The Law of Proportion
Majalah , katalog atau selebaran biasanya mempunyai ukuran yang lebih panjang pada satu sisinya, baik horizontal maupun vertical. Bentuk seperti ini selalu tampak bagus daripada sebuah bujur sangkar yang keempa sisinya sama. Dengan demikian, penting untuk menampilkan iklan secara keseluruhan dalam bentuk empat persegi panjang.
7. The Law of Scale
Perpaduan antara warna gelap dan terang akan menghasilkan sesuatu yang kontras. Hal ini dapat dipakai untuk memberi tekanan pada bagian-bagian tertentu dalam layout. Akan tetapi kekontrasan yang ditampilkan berulang-ulang pada banyak bagian dari layout bahkan bila ada pada hampir seluruh iklan, malah akan menghasilkan kesan yang jelek dan akhirnya tidak bisa menekankan sesuatu apapun
b. Tipe Layout
Tipe layout adalah komposisi penyusunan dalam suatu halaman atau bidang iklan.
1. Picture Window
Tipe layout yang lazim digunakan dengan dominasi pada unsure visual yang berkisar 60 hingga 70 persen dari keseluruhan area. Biasanya bentuk visualnya berada di bawah headline dan body copy, sementara logo dan keterangan lain berada di bawah.
2. Mondrian
Pembagian dua atau lebih bentuk persegi panjang dengan penggunaan bentuk garis dan batang secara tegas.
3. Copy Heavy
Layout yang sebagian besar hanya diisi olehh tulisan dari naskah iklan suatu produk.
4. Frame
Penekanan headline atau body copy dengan membingkainya melalui tipe artwork. Bingai biasberupa garis sederhana atau berbagai variasi seni.
5. Circus
Tipe yang menekankan pada beberapa elemen visual, headline yang tebal dan banyak warna.
6. Multipanel
Membagi halaman dalam beberapa persegi panjang tanpa ada batasan tegas.
7. Bigtype
Tipe yang mengedepankan headline (headline dibuat besar)sebagai pusat perhatian dalam iklan.
8. Rebus
Tipe yang lebih menonjolkan gambar disamping kata-kata. Gambar ditampilkan mewakili kata-kata dalam uraian naskah.
9. Alphabet inspired
Pengaturan tata letak yang mengikuti alur bentuk huruf dalam alphabet, seperti huruf T, X, atau L.
c. Tipografi/Typeface
Tipografi/Typeface adalah merupakan seni memilih jenis huruf, yang terdiri dari ratusan desain jenis huruf yang tersedia, menggabungkannya dengan jenis huruf yang berbeda, menggabungkan sejumlah kata yang sesuai dengan ruang yang tersedia, dan menandai naskah untuk proses typesetting, mengguanakan ketebalan dan ukuran huruf yang berbeda.
1. Roman.
Typeface ini berakar dari tulisan-tulisan yang terukir dalam dinding pada jaman Romawi kuno. Garis tebal dan tipis digunakan dalam melukiskan huruf ini ditambah coretan lembut pada setiap akhir coretan utama. Contoh huruf ini adalah Times New Roman, Benguiat, Bakerville dan Garamond.
2. Sans serif.
Jenis huruf ini lebih simple dan lebih jelas dibanding roman. Cirinya adalah coretan yang seimbang antara coretan utama dengan coretan lembut pada ujung huruf. Jenis huruf ini biasanya untuk menuliskan naskah display copy (headline atau logo kecuali body copy). Contoh huruf ini adalah Antique Olive, Futura, dan Helvetica.
3. Square serif
Jenis huruf gabungan antara serif dengan san serif. Contohnya adalah Palatino.
4. Script
Jenis huruf yang mirip dengan tulisan tangan. Contohnya adalah Brush, Kaufman atau Monotype Corsiva.
5. Ornamental
Jenis huruf yang seolah-olah coretannya terjepit. Contohnya adalah Poster Bodoni dan Brodway.
d. Bentuk Iklan
1. Informative Advertising
Bentuk iklan yang teksnya berupa informasi tentang produk.
2. Persuasive Advertising
Bentuk iklan yang teksnya berupa ajakan untuk menggunakan produk.
3. Remainder Advertising
Bentuk iklan yang teksnya bertujuan untuk mengingatkan orang dengan suatu produk yang sudah ada.
e. Format Layout
Bila tipe layout adalah aplikasi dalam mengolah bidang atau halaman maka format layout adalah klasifikasi dalam hal menempatkan perpaduan antara naskah dengan artwork dalam satu keutuhan. Format layour ada 6 jenis, yaitu:
1. The One Linear
Format yang mengedepankan satu headline yang menarik perhatian dengan satu foto atau gambar yang besar. Keunggulan dari format ini adalah ringkas, padat dan sederhana, membuat pesan yang disampaikan dapat segera dibaca oleh pembaca. Namun kelemahan format ini tidak bias digunakan untuk beberapa produk yang memerlukan pesan detail, seperti produk jasa keuangan, dan juga produk kesehatan.
2. The News
Format yang digunakan untuk tujuan meberitahu konsumen tentang produk baru atau pembanding produk dengan competitor, atau demonstrasi tentang keunggulan suatu produk. Format ini bisa menggunakan humor atau juga dengan menggunakan uraian naskah yang detail.
3. The Story
Format yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca atau melibatkan pembaca dalam suasana yang dibuat dalam naskah iklan. Efektifitas dari format ini adalah penceritaan kesaksian ‘testimonial’ naskah yang diikuti ilustrasi visual tentang fakta yang dimaksud.
4. The Sermon
Format yang bertujuan seolah-olah pengiklan memberikan ‘pengajaran’ kepada audience. Format ini umumnya untuk iklan non profit namun juga cocok digunakan untuk menjelaskan naskah iklan asuransi, keuangan dan penjelasan mengapa konsumen terpuaskan akibat keunggulan suatu produk. Dominasi naskah akan lebih benyak diterapkan sementara foto dan ilustrasi mengiringi hal-hal yang dianggap penting.
5. The Outline
Format ini digunakan untuk mengkomunikasikan komponen kunci pesan penjualan dengan menggunakan bahasa pernyataan yang luas dan bentuknya mirip gaya dalam penulisan berita atau artikel.
Senin, 13 Juni 2011
Senin, 03 Januari 2011
Selasa, 07 Desember 2010
Jumat, 26 November 2010
JADWAL PRESENTASI MK. PERENCANAAN PROYEK PERIKLANAN
JADWAL PRESENTASI MK. PERENCANAAN PROYEK PERIKLANAN
KAMIS, 2/12/2010
MULAI JAM 08.00 WIB DI R. KULIAH AS.II-3 – KELAS A
1. KELOMPOK 2 – Kurnia Dewi dkk, Pembimbing Retno Hendariningrum, m. Si
2. KELOMPOK 3 – Kintoko Utomo dkk, Pembimbing dr. Basuki Agus Suparno
3. KELOMPOK 5 – Arif Rahman dkk, Pembimbing Isbandi, M. Si
4. KELOMPOK 8 – Kirana Yuda dkk, Pembimbing Isbandi, M. Si
KAMIS, 9/12/2010
MULAI JAM 08.00 WIB DI R. KULIAH AS.II-3 – KELAS A
1. KELOMPOK 1– Robertus Febrian dkk, Pembimbing Basuki, M. Si
2. KELOMPOK 4 – Rangga Nur dkk, Pembimbing Sigit Tripambudi, M. Si
3. KELOMPOK 6 – Yuhan Yusufbela dkk, Pembimbing Sigit Tripambudi, M. Si
4. KELOMPOK 7 – Citra Perdana dkk, Pembimbing Edy Susilo, M. Si
JUM’AT, 3 /12/2010
MULAI JAM 15.00 WIB DI R. KULIAH AS.D-5 – KELAS B
1. KELOMPOK 9 – Very Arwanto dkk, Pembimbing Retno Hendariningrum, M. Si
2. KELOMPOK 11 –Andri Fatahilah dkk, Pembimbing Retno hendariningrum, M. Si
3. KELOMPOK 13 – Reny dkk, Pembimbing M. Edy Susilo, M. Si
JUM’AT, 10 /12/2010
MULAI JAM 15.00 WIB DI R. KULIAH AS.D-5 – KELAS B
1. KELOMPOK 10 –Chandra Hadi dkk, Pembimbing Dr. Basuki Agus Suparno, M. Si
2. KELOMPOK 12 –Agung Jenin dkk, Pembimbing Basuki, M. Si
Perhatikan beberapa hal :
1. Beberapa aspek yang dipresentasikan :
• Bagaimana mencari klien,
• Bagimana client brief,
• Bagaiman riset iklan yang dilakukan, dan
• Bagaimana design kreatif iklan
2. Materi yang dipresentasikan, dikumpulkan dalam bentuk soft copy (CD)
3. Datang tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
4. Apabila ada kelompok yang belum tercantum, atau salah penulisan pembimbing mohon segera dikonfrimasi.
KAMIS, 2/12/2010
MULAI JAM 08.00 WIB DI R. KULIAH AS.II-3 – KELAS A
1. KELOMPOK 2 – Kurnia Dewi dkk, Pembimbing Retno Hendariningrum, m. Si
2. KELOMPOK 3 – Kintoko Utomo dkk, Pembimbing dr. Basuki Agus Suparno
3. KELOMPOK 5 – Arif Rahman dkk, Pembimbing Isbandi, M. Si
4. KELOMPOK 8 – Kirana Yuda dkk, Pembimbing Isbandi, M. Si
KAMIS, 9/12/2010
MULAI JAM 08.00 WIB DI R. KULIAH AS.II-3 – KELAS A
1. KELOMPOK 1– Robertus Febrian dkk, Pembimbing Basuki, M. Si
2. KELOMPOK 4 – Rangga Nur dkk, Pembimbing Sigit Tripambudi, M. Si
3. KELOMPOK 6 – Yuhan Yusufbela dkk, Pembimbing Sigit Tripambudi, M. Si
4. KELOMPOK 7 – Citra Perdana dkk, Pembimbing Edy Susilo, M. Si
JUM’AT, 3 /12/2010
MULAI JAM 15.00 WIB DI R. KULIAH AS.D-5 – KELAS B
1. KELOMPOK 9 – Very Arwanto dkk, Pembimbing Retno Hendariningrum, M. Si
2. KELOMPOK 11 –Andri Fatahilah dkk, Pembimbing Retno hendariningrum, M. Si
3. KELOMPOK 13 – Reny dkk, Pembimbing M. Edy Susilo, M. Si
JUM’AT, 10 /12/2010
MULAI JAM 15.00 WIB DI R. KULIAH AS.D-5 – KELAS B
1. KELOMPOK 10 –Chandra Hadi dkk, Pembimbing Dr. Basuki Agus Suparno, M. Si
2. KELOMPOK 12 –Agung Jenin dkk, Pembimbing Basuki, M. Si
Perhatikan beberapa hal :
1. Beberapa aspek yang dipresentasikan :
• Bagaimana mencari klien,
• Bagimana client brief,
• Bagaiman riset iklan yang dilakukan, dan
• Bagaimana design kreatif iklan
2. Materi yang dipresentasikan, dikumpulkan dalam bentuk soft copy (CD)
3. Datang tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan.
4. Apabila ada kelompok yang belum tercantum, atau salah penulisan pembimbing mohon segera dikonfrimasi.
Rabu, 03 November 2010
Beberapa tipe riset iklan di bidang pasar/market
1. The market survey (a one shot design)
untuk mencari informasi deskriptif dari
kelompok tertentu mengenai sesuatu,
misalnya kebiasaan berbelanja,
penggunaan media, advertising exposure,
perilaku terhadap produk dll,
2. The day- after-advertising recall study
n untuk menentukan apakah orang dapat ingat tentag pesan-pesan iklan dan secara tepat menghubungkannya dengan produk
n Mereka ditanya sehari setelah iklan muncul
3. The attitude change study ( a panel- change design)
n mencari informasi tentang peningkatan atau penurunan sikap konsumen terhadap produk dalam beberapa kurun waktu yang berbeda.
4. The market comparison study ( a group-comparison design)
n membandingkan dua atau lebih kelompok, untuk menentukan bagaimana mereka berbeda dalam berbagai hal seperti pembelian produk, market share, kebiasaan media, karakteristik demografis, dsb
5. The home maker-panell study ( a longitudinal –panel design)
n mengukur sikap, pembelian, dan perilaku dari kelompok yang sama dalam waktu yang panjang.
n Dilakukan dengan meneliti secara berkelanjutan dan kemudian membandingkan datanya
Langkah penelitian pasar :
a. identifikasi audiens sasaran
n what, how, when, where & whom pesan akan disampaikan.
n mengidentifikasi persepsi konsmen thd citra perusahaan, citra produk dan citra para pesaing
b. Menentukan tujuan komunikasi
diarahkan pd pngembangn respon yg
Diharapkan pd tiga tahap kognitif, afektif &
konatif
c. Merancang pesan
1. Apa yg ingin disampaikan/ message content. Daya tarik atau unique selling proposition (USP) yg ditawarkan kpd audiens:
n rational appeals
n emotional appeals
n moral appeals
2. struktur pesan/ message structure: berkaitan dgn penarikan kesimpulan (consclusive drawing) & urutan presentasi pesan
3. Bgm cara menyampaikan pesan scr simbolis (message format)
4. Siapa yg harus menyampaikan /message source
d. Memilih saluran Komunikasi/media
n Media diartikan secara luas, yakni sebagai contact of point not a medio.
n Tidak selalu mass, tetapi juga mikro yang jauh lebih beragam.
Saluran Kom dibagi 2:
1. Saluran komunikasi personal, terdiri atas dua atau lebih orang yang saling berkomunikasi secara langsung
n Misalnya: WOM, talk with family, friend, email blast, out of home media
2. Saluran Komunikasi non-personal, meliputi media, atmosphere dan events
Strategi Pra Riset
3 hal yg diperlukan pra riset:
1. Keterlibatan konsumen (consumer involvement) thd produk yg akan dibuat iklannya.
n Dapat dilihat berdasar FCB Grid yang berfungsi untuk melakukan perceptual mapping konsumen.
Kuadran 1: The Information Strategy
n Untuk pembelian dgn keterlibatan sangat tinggi, perlu pertimbangan ekonomis & pemikiran mendalam.
n Contoh: mobil, asuransi, perguruan tinggi dll
Kuadran 2: The Affective Strategy
n Untuk pembelian yg memerlukan keterlibatan & feeling yang tinggi; produk dpt meningkatkan gengsi pembelinya.
n Perlu ”Emotional Communication”
n Contoh parfum, kosmetik, perhiasan, fashion.
Kuadran 3: The Habitual Strategy
n Pembelian produk hanya menggunakan pemikiran dan keterlibatan rendah, misal bensin, pembersih lantai, garam atau produk pembelian produk yang sifatnya coba-coba
Kuadran 4: The Satisfaction Strategy
n Pembelian produk untuk keperluan pleasure
n minuman, rokok, permen, coklat, dll
2. Target market
q Target Market adalah bagian dari pasar yang setelah melalui proses penelitian akan ”dibidik” oleh pemasar
Mengapa target market harus jelas?
q perushaan tidak dpt menarik semua pembeli
q atau setidaknya, tidak dpt menarik semua pembeli dgn cara yg sama.
q Perusahaan menjadi selektif: memilih bagian pasar yg sanggup dilayaninya dengan baik dan yang paling menguntungkan.
q Sebagian besar perusahaan bergeser dari mass marketing ke segmentasi dan pembidikan pasar
3. Positioning
n Positioning adalah bgm kedudukan produk di benak konsumen.
n Positioning bersifat psikologis dan berhubungan dengan persepsi.
Tahapan Riset Iklan
1. Media Distribution
n jumlah unit fisik dari sebuah media di mana iklan akan disampaikan.
n menyediakan data pokok tentang perbandingan satu media dngan media lainnya
n Media distribution TV?
2. Media exposure
q Mengukur jumlah orang yang melihat atau mendengar iklan melalui media tertentu.
q merujuk baik pada jumlah orang yang tereskpos (audience size) & jumlah total dari exposure (audience size dikalikan dgn rata2 jumlah exposure per person)
3. Advertisement Exposure
n jumlah orang yang melihat atau mendengar pesan iklan tertentu.
n Lebih eksak ketimbang media exposure sebab hanya menekankan pada iklan saja dan bukan media secara keseluruhan
4. Advertising Perception
n berhubungan dengan proses individual terhadap sebuah iklan.
n persepsi mencakup kesadaran, perhatian dan perasaan suka terhadap iklan
5. Advertising communication
n mengukur peningkatan awareness atau pengetahuan terhadap produk, mengubah sikap atau image produk, mendorong orang melakukan action atau kombinasi hal-hal tersebut.
6. Behavioral Response
n Tiap perilaku yang dapat dilihat, yang diakibatkan oleh iklan. Perilaku paling diharapkan adalah pembelian, namun perilaku pendahulunya juga termasuk di sini
n Kesulitan mengukur behavioral response, adalah menentukan apakah perilaku tersebut disebabkan oleh iklan atau hal lain
Klien didapatkan dari:
n Penawaran & loby dari agency
n Pitching
n Klien saat ini (current client)
Jumat, 29 Oktober 2010
Langganan:
Postingan (Atom)



